Di ingatanku, Sayang
Kau kerap tertawa riang
Begitu bebas, lepas, senang
Tanpa luka yang membayang
Dalam rajutan memori, Kasih
Tidak ada yang takbisa kauraih
Di tengah-tengah kau berdiri
Mencapai cita-cita dan prestasi
Di ingatanku, Sayang
Kau kerap tertawa riang
Begitu bebas, lepas, senang
Tanpa luka yang membayang
Dalam rajutan memori, Kasih
Tidak ada yang takbisa kauraih
Di tengah-tengah kau berdiri
Mencapai cita-cita dan prestasi
Melepaskanmu tidak pernah ada dalam
rencanaku, begitu pula dengan jatuh cinta kepadamu. Semuanya terjadi begitu
saja; kau yang melintas di kejauhan dan aku yang tidak terpikir sedikit pun
untuk melihatmu. Akan tetapi, dari semua benang yang menjalin kehidupan,
ternyata kita bertemu. Pada satu titik, kita menjalin kisah yang menghabiskan
bergulung-gulung benang, meluruskan kekusutannya, menciptakan berbagai
kenangan.
Pada malam ketika hampa mendekap
dan nyaring jarum jam memerangkap,
hanya kau yang kehadirannya kuharap
sebab bersamamu aku merasa lengkap.
Waktu
akan terus berjalan dan jalan hidup kita tidak akan lagi berkelindan. Ke mana
pun aku menuju, pertemuan denganmu tidak pernah terjadi dan aku terluntang-lantung.
Harus sejauh apa lagi aku pergi agar dapat bertemu denganmu? Kali ini saja, aku
akan mencoba berlari dan tidak hanya melihat sebidang punggung.